Edukasi Tempat Sampah Terpilah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini di SD 3 Bila Lagading
Pemahaman Terkait Isu Perubahan Iklim Perlu Ditingkatkan Pada Publik
Pembukaan acara Pameran Pendidikan tentang Perubahan Iklim Indonesia, di Jakarta Convention Center, Jumat (15/05), Acara Ekspo ini berlangsung pada hari Kamis (14/05) dan akan berakhir pada hari Minggu (17/05) (Gambar: ciputranews)
Medialingkungan.com – The Climate Reality Project Indonesia mengadakan ‘Indonesia Climate Change Education Forum and Expo Ke-5’ di Jakarta. Kegiatan Ekspo ini sudah berlangsung sejak Kamis (14/05) dan akan berakhir pada hari Minggu (17/05) yang diisi penampilan dari sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan berbagai organisasi masyarakat lainnya.
Dalam kegiatan Ekspo, tidak hanya LSM dan Organisasi yang hadir dalam kegiatan tersebut, tetapi publik pun ikut meramaikan acara seminar yang terkait pemahaman isu perubahan iklim.
“Jangan menunggu hingga terjadinya bencana, maka fatal akibatnya perubahan iklim sudah terjadi baru kemudian bertindak. Semua harus dicegah dan diantisipasi,” ujar Utusan Khusus Presiden untuk Pengendalian Perubahan Iklim, Rachmat Witoelar saat menghadiri acara, seperti yang dikabarkan kompas.
Menurutnya, sejalan dengan program nasional yang ada, pemerintah mengembangkan berbagai kebijakan dan aksi nyata mendukung pembangunan emisi rendah karbon. Caranya, melalui peningkatan kapasitas adaptasi dan mitigasi di tingkat masyarakat, serta pemerintah daerah dan pelaku ekonomi sebagai pemangku kepentingan utama pengendalian perubahan iklim.
Pria kelahiran Tasikmalaya itu mengungkapkan, pada tataran tingkat global, Indonesia dikenal sebagai salah satu negara penyumbang gas rumah kaca yang tinggi karena penggundulan hutan yang masif. Selain itu, aktivitas sektor industri dan pertanian juga berkontribusi terhadap emisi gas rumah kaca.
Sementara itu, Menurut Manajer The Climate Reality Project Indonesia, Amanda Katili mengatakan, meskipun tantangannya besar, Indonesia yakin solusi dapat ditemukan melalui kajian ilmu pengetahuan dan perumusan kebijakan yang tepat guna.
Dia menambahkan, salah satu tujuan utama yang dilakukan adalah mendukung kemampuan publik sehingga efektif menghadapi tantangan yang muncul dari perubahan iklim.
“Hal ini akan mudah jika masyarakat mendapatkan informasi ilmiah yang tepat-guna mengenai masalah perubahan iklim, dan jika masyarakat secara berkesinambungan mendapatkan informasi mengenai temuan serta solusi-solusi efektif dan terkini,” ucapnya. (Angga Pratama)