Masyarakat Lereng Merapi Kembali Nikmati Biogas

 Masyarakat Lereng Merapi Kembali Nikmati Biogas

ilustrasi Biodegester (Gambar:energitoday)


Medialingkungan.com – Sebagai bentuk tanggung jawab social dan lingkungan, Bank International Indonesia (BII), melalui dana Corporate Social Responbility (CSR) merevitalisasi 15 unit reaktor biogas (biodigester) di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (17/10).

Chairman Grup Maybank, Tan Sri Dato’ Megat Zaharudin mengungkapkan, revitalisasi dan pembangunan biodigester merupakan bagian dari kepedulian BII untuk mendukung kesejahteraan komunitas di lereng Merapi melalui proyek energi ramah lingkungan.

“Yang tak kalah penting, inisiatif ini juga menjadi bagian dari peran aktif komunitas setempat dalam mengurangi dampak pemanasan global karena komunitas tidak lagi tergantung pada penggunaan kayu bakar dan ranting-ranting pohon,” ujar pria berkebangsaaan Malaysia ini.

Sedya Samahita Memetri Indonesia (Sesami), lembaga yang menjalin kerjasama dalam pembuatan reactor biogas ini, melalui koordinatornya, Gunawan Julianto, mengatakan lima biodigester yang berhasil dibangun pada tahap pertama ini yakni di Dusun Gemer, Braman, Bojong, Gumuk dan Ngentak Tegal di Desa Sumber.

“Selain membangun lima biodigester baru ini, kami juga memperbaiki 16 unit biodigester lama yang telah ada di Kecamatan Dukun. Dari jumlah itu, sebagian besar tidak berfungsi karena rusak akibat terkena material abu vulkanik hasil erupsi Gunung Merapi 2010 lalu,” ucap Gunawan.

Sebelumnya, Zaharuddin juga mengaku pihaknya telah melakukan pembangunan dan revitalisasi infrastruktur air bersih di 10 dusun di Muntilan yang dimanfaatkan lebih dari 1.800 warga.

Hingga saat ini, BII sendiri telah mendukung revitalisasi 15 reaktor biogas serta akan mendukung pembangunan 10 biodigester baru.

Selain revitalisasi dan pembangunan biodigester, BII juga memberikan dukungan peralatan pendukung produksi pertanian seperti traktor, mesin penggiling jagung, mesin perontok padi, mesin pencacah rumput, dan pompa air serta melakukan penanaman 10.000 pohon di kawasan lereng merapi. (AH)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *