Cara Petani Minahasa Waspadai Virus Rabies pada Anjing

 Cara Petani Minahasa Waspadai Virus Rabies pada Anjing

Rabies Virus (gambar:istimewa)


Medialingkungan.com – Musim panas sudah melanda Indonesia, untuk wilayah Sulawesi Utara pada musim seperti itu perlu mewaspadai rabies. Virus mematikan yang terdapat pada anjing dan kucing ini masih menghantui kota tersebut. Kedua hewan yang biasanya menjadi hewan peliharaan harus mendapatkan vaksin antirabies.

Anjing misalnya sebagai binatang kesayangan, sebagian orang menjadikannya penjaga rumah dan bahkan partner kerja.

Seperti para petani di Minahasa Utara yang biasa menggunakan anjing untuk membantu dalam pekerjaan. Meski membantu dalam bekerja, jika anjing terserang penyakit aneh, si petani tak segan-segan membunuhnya.

“Jika sudah ada kelainan, langsung toki (bunuh),” ujar Wensi Mamahit (37), warga Jaga VI Desa Tatelu Kecamatan Dimembe, saat ditemui di kebunnya yang berlokasi di Perkebunan Walinou Tatelu, Sabtu (2/8/2014).

Dia mengaku memilih membunuh anjing sakit karena banyak tetangga yang memiliki anak kecil. Meski begitu, dia tetap menerima jika ada bantuan dari pemerintah untuk memberi vaksin kepada dua anjingnya.

“Kami tidak tahu (vaksin) harus cari di mana,” katanya, karena memang banyak anjing gila di sekitar wilayah mereka tinggal.

“Memang, musim panas ini banyak anjing gila yang berkeliaran. Semua hewan seperti ayam, anjing lain, atau apapun di dekatnya akan digigit,” ujarnya.(DN)

 


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *