Drainase Buruk, Bukittingi Berpotensi Banjir

 Drainase Buruk, Bukittingi Berpotensi Banjir

Kota Bukittinggi (gambar:medialingkugan)


Medialingkungan.com – Kota Bukittinggi berada pada ketinggian 909–941 meter di atas permukaan laut. Meski demikian, potensi banjir saat pada kota ini sangat besar. Pasalnya, saluran drainase yang berada di samping kiri dan kanan jalan di kota itu dinilai sangat buruk. Tak ayal, ketika hujan turun dengan intensitas yang lama, maka kota ini akan dilanda banjir.

Kepala Bidang (Kabid) Pengairan dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum Kota Bukittinggi, Jayatman, Selasa (27/5/2014), menyebutkan, potensi banjir menghantui kota ini karena jaringan drainase tidak mampu menampung volume air yang tinggi dari hulu jika hujan berlangsung lama.

“Banjir melanda Bukitinggi ini sifatnya hanya sementara. Saat hujan reda air kembali surut,” katanya.

Jayatman mengatakan, saluran air pada kedua ruas jalan hanya selebar 1,5 meter. Hal tersebut kemungkinan akan menyebabkan banjir. Idealnya, katanya, saluran drainase samping kiri dan kanan jalan tersebut lebarnya 3 meter.

“Untuk perbaikan saluran menjadi 3 meter tersebut tidak mungkin juga dilakukan karena akan membutuhkan biaya banyak,” Ujar Jayatman.

Meski belum dilakukan pembenahan saluran drainase, ia berharap agar warga memelihara saluran air yang telah dibuat dengan tidak membuang sampah ataupun barang lainnya memungkinkan penyumbatan saluran air.

“Saluran tersumbar akibat banyaknya material sampah pada saluran air karena warga membuang sampah pada saluran air,” tuturnya.

Titik bajir terparah terjadi di Anak Air, Kelurahan Anak Air, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS). Hal tersebut dipicu karena adanya bangunan pada bagian atas saluran air yang menyebabkan arus air kurang lancar.

“Adanya bangunan berdiri di atas saluran air, salah satu penyebab air mengalir kurang lancar,” katanya. (MFA)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *