Edukasi Tempat Sampah Terpilah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini di SD 3 Bila Lagading
Hadapi Anomali Cuaca, Petani Jember Tetap Tanam Tembakau
Petani tembakau di Jember (gambar:dok)
Medialingkungan.com – Petani di Kabupaten Jember, Jawa Timur, saat ini mulai menanam tembakau jenis kasturi, meski masih dibayangi kekhawatiran dengan cuaca yang masih diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi.
Menurut Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), Hendro Handoko, puncak musim tanam tembakau di Jember dimulai pada minggu pertama di bulan Juni, namun sebagian petani yang memiliki lahan kering sudah menanam tembakau lebih awal pada April dan ada juga petani yang menanam pada pertengahan Mei lalu.
“Tahun lalu, petani melakukan tambal-sulam karena sebagian tanamannya rusak akibat curah hujan yang cukup tinggi. Kendati demikian, di tahun ini cuacanya justru mendukung para petani untuk menanam tembakau kasturi,” kata Hendro.
Ia menambahkan, di sejumlah daerah kini tak lagi dituruni hujan. “Kalau di daerah Jember bagian timur, barat, dan utara, sudah tidak pernah turun hujan lagi, sedangkan informasi yang kami dapatkan hujan akan masih mengguyur kawasan kota Jember.”
“Jember memang dikenal dengan Kota Tembakau dan sebagian petani masih tetap menanam tembakau, meskipun rugi jutaan rupiah akibat anomali cuaca yang tidak bisa diprediksi, petani Jember masih tetap menanam tembakau untuk menghidupi keluarga mereka masing-masing ,” katanya.
Tapi sementara itu, salah seorang petani tembakau, Iwan, mengaku sudah menanam tanaman tembakau pada pertengahan Mei 2014 karena curah hujan di kawasan setempat sudah mulai berkurang.
Tambahnya, pada puncak masa tanam yang baik untuk tanaman tembakau memang pada awal bulan Juni, namun saya menanam lebih awal karena melihat cuaca yang cukup mendukung untuk memulai tanam tembakau. (AP)