Hantaman Topan Neoguri di Jepang Lumpuhkan Aktivitas Kota

 Hantaman Topan Neoguri di Jepang Lumpuhkan Aktivitas Kota

Topan Neoguri yang mulai menghantam wilayah perkotaan, akibatkan aktivitas kota lumpuh total (gambar:BBC)


Medialingkungan.com – Topan kuat menghantam sejumlah wilayah di Jepang. Ratusan orang saat ini diinstruksikan untuk mencari perlindungan.

Menurut kesaksian otoritas setempat, sebagian besar siaran televisi setempat menayangkan gambar pohon-pohon palem yang terlempar dan tergusur badai. Topan Neoguri telah menyela — melewati pulau utama Okinawa disertai angin kencang dan hujan deras, pada Selasa pagi.

Informasi terakhir yang berhasil diterima juga mengabarkan bahwa seluruh rentetan penerbangan juga dibatalkan karena berisiko besar terjadi kecelakaan udara, dan sekolah-sekolah diliburkan. 

Ahli cuaca memprediksi, Topan Neoguri merupakan salah satu badai monumental terkuat yang menghantam Jepang, mungkin memicu gelombang yang tingginya hingga 14 meter. Pihak otoritas tersebut menyampaikan peringatan untuk tidak beraktivitas di luar ruangan jika tidak  berkepentingan.

“Terdapat risiko hujan deras dan angin kencang yang tak bisa diprediksi. Dimohon menahan diri dari melakukan kegiatan luar ruangan yang tak penting,” demikian pengumuman Badan Meteorologi Jepang atau Japan Meteorological Agency (JMA) yang disampaikan juru bicaranya, Satoshi Ebihara, Senin malam waktu setempat, seperti dikutip dari BBC, Selasa (08/07). 

Ia meminta 480 ribu warga Okinawa untuk tetap tinggal dalam rumah atau pindah ke  pusat-pusat komunitas untuk berlindung. Sementara itu, sekitar lebih dari 50 ribu rumah dilaporkan padam listrik.

Pada pukul 12.00 waktu setempat, Topan Neoguri dilaporkan akan menuju utara dengan kecepatan 25 kilometer per jam, dengan hembusan sampai 252 kilometer per jam. Demikian dilaporkan kantor berita Kyodo.

Namun badai itu diperkirakan tidak akan sekuat Topan Haiyan yang menewaskan ribuan orang di Filipina pada tahun 2013 silam. (MFA)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *