Peringati Hari Anak Sedunia, Extinction Rebellion: Selamatkan Masa Depan Anak-Anak Indonesia Dari Krisis Iklim!

 Peringati Hari Anak Sedunia, Extinction Rebellion: Selamatkan Masa Depan Anak-Anak Indonesia Dari Krisis Iklim!

[:en]Extinction Rebellion Indonesia meletakkan pesan di antara mainan anak dalam aksi yang dilakukan bertepatan dengan Hari Anak Sedunia (20/11/2020). Sumber: XR Indonesia[:]


Medialingkungan.com – Extincion Rebellion (XR) Indonesia melakukan aksi damai dalam memperingati Hari Anak Sedunia di tiga Kota Besar di Indonesia yakni Jakarta, Makassar, dan Malang (20/11/20). Melalui aksi ini, XR Indonesia mendesak pemerintah Indonesia untuk lebih ambisius melindungi masa depan anak-anak dari krisis iklim dan ketimpangan sosial-ekonomi.

Aksi yang dilakukan oleh XR Indonesia ini menggunakan ratusan mainan anak yang menggantikan peran manusia dengan membawa pesan dari berbagai lapisan masyarakat mewakili suara anak Indonesia, bahwa kedaulatan iklim saat ini harus mengedepankan keadilan antar generasi secara serius dan segera.

 “Generasi sekarang berhak hidup yang lebih baik, sehingga kami menuntut para pemimpin dunia khususnya Indonesia untuk lebih ambisius mengedepankan penyelamatan lingkungan untuk masa depan kami sebagai generasi muda”, ujar Novita, Koordinator Aksi XR Indonesia.

Masa pertumbuhan anak generasi terkini telah berubah drastis akibat dampak krisis iklim dan ketimpangan sosial-ekonomi. Anak-anak miskin sangat rentan terdampak oleh rangkaian bencana akibat krisis iklim. Berdasarkan data dari UNICEF, diperkirakan bahwa 1 dari 4 anak akan tinggal di wilayah dengan akses sumber air yang sangat terbatas pada tahun 2040 akibat kekeringan. Tidak hanya itu, anak-anak yang lahir hari ini akan hidup di dunia dengan suhu rata-rata global mencapai 4o celcius saat mereka merayakan ulang tahun ke-71.

Novita mengungkapkan bahwa kebijakan-kebijakan lintas sektoral seperti politik, ekonomi atau lingkungan yang saat ini dimiliki belum memasukan unsur keadilan iklim dan keadilan antar-generasi sebagai faktor utama dalam penyusunan kebijakan.

“Hingga hari ini, Indonesia masih memproduksi kebijakan yang mendorong perusakan lingkungan secara masif dengan dalih kebutuhan pangan dan lapangan kerja”, tegas Novita.

“Padahal itu akan mempercepat daya rusak lingkungan dan ancaman bahaya krisis iklim yang semakin cepat akan dirasakan oleh generasi muda. Lihat saja produk kebijakan yang tercipta UU minerba dan UU Cipta kerja yang mendapat banyak kritik masyarakat” tambahnya.

Aksi ini tepatnya digelar di tiga lokasi yakni di Taman Aspirasi Monas di Jakarta Pusat, Anjungan Pantai Losari di Makassar, dan Tugu Melati di Malang.

Potret aksi XR Indonesia yang dilakukan di Taman Aspirasi Monas, Jakarta Pusat. Sumber: XR Indonesia
Potret aksi XR Indonesia yang dilakukan di Anjungan Pantai Losari, Makassar. Sumber: XR Indonesia
Potret aksi XR Indonesia yang dilakukan di Tugu Melati, Malang. Sumber: XR Indonesia

Kontributor: Andi Buldi Saisar


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *