Edukasi Tempat Sampah Terpilah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini di SD 3 Bila Lagading
Udara Dalam Ruangan Lebih Berbahaya
Ilustrasi (Gambar:dok)
Medialingkungan.com – Siapa sangka ternyata udara yang kita hirup bisa saja menagndung racun. Bahkan Di dalam ruangan sekalipun, udara bisa terkontaminasi racun.
Menurut Ketua Green Building Council Indonesia, Siti Adiningsih Adiwoso, bernapas di dalam gedung, jauh lebih buruk dibandingkan dengan ruang terbuka. Padahal, kata Naning, seharusnya bangunan memberikan perlindungan kepada penghuninya.
“80 sampai 90 persen manusia berada dalam ruangan, mereka menginginkan ruangan yang nyaman,” ujar Naning sapaan akrab Siti Adiningsih.
Naning menyebutkan, untuk mencapai kenyamanan di dalam ruangan dengan meminimalisasi racun di udara, salah satu caranya adalah menggunakan bahan bangunan berkualitas. Kebanyakan bahan bangunan yang beredar di Indonesia mengandung toksik dan menimbulkan penyakit asma dan alergi. Penyakit ini akan semakin parah diderita oleh generasi mendatang.
“Kita mungkin sekarang tidak merasakannya, tapi younger generation will. Kita tentunya tidak mau seperti ini,” kata Naning.
Dia juga mengatakan, ancaman udara beracun juga muncul dari penggunaan pendingin ruangan. Saat memakai pendingin, ruangan ditutup rapat. Hal ini dapat membuat udara beracun bertahan dan bahkan berkembang. Padahal, selain beracun, penggunaan pendingin juga menghabiskan energi yang cukup banyak yakni 40-60 persen. (AH)