Edukasi Tempat Sampah Terpilah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini di SD 3 Bila Lagading
Bangunan Unik, Dapat Membersihkan Asap dan Kabut
Model Bagunan Yang Memiliki Kemampuan membersihkan Asap dan Kabut (gambar:istimewa)
Medialingkungan.com – Firma arsitektur asal italia, Nemesi & Partners mengemukakan rencananya untuk menyelimuti Palazzo Italia di Milan dengan fasad yang mampu menyerap kabut bercampur asap. Menurut rencana, bangunan itu akan menjadi bagian dari Milan Expo 2015.
Bangunan ini dikatakan bisa membersihkan asap dan kabut yang ada di sekitarnya.
Material inti yang membuat Palazzo Italia menjadi istimewa adalah semen pemurni udara. Semen buatan Italcementi Group akan menutupi 9.000 m2 permukaan Palazzo Italia. Kira-kira dibutuhkan 2.000-an ton semen untuk menyelimuti Palazzo Italia.
“Seluruh permukaan luar dan sebagian interior akan berisi panel semen Biodinamis aktif,” ujar CEO Italcementi, Carlo Pesenti.
Menurut Pesenti, di bawah paparan sinar matahari langsung, bahan aktif dalam material akan “menangkap” polutan dalam udara dan mengubahnya menjadi garam, membantu memurnikan atmosfer dari kabut asap.
Adapun semen istimewa yang digunakan menyelimutinya akan dibuat dari material daur ulang. Setidaknya, 80 persen dari semen tersebut dibuat dari sisa-sisa limbah, seperti marmer Carrara. Sementara itu, bagian atap bangunan ini akan menjadi lokasi panel surya.
Menurut Nemesi & Partners, bangunan yang mereka desain kembali ini terinspirasi dari ‘arsitektur alam’.
Juru bicara Nemesi & Partners, Federica Provaroni mengungkapkan, bahwa Palazzo Italia diinspirasi dari arsitektur alam, yaitu struktur bercabang di cangkang luarnya.
“Ini berkat garis-garis yang saling bertautan, menghasilkan pengalihan lampu dan bayangan, ruang kosong dan penuh, hingga menimbulkan skenario yang mengingatkan pada karya-karya Land Art,” kata Provaroni.
Adapun bangunan ini disebut-sebut menjadi pusat bagi Milan Expo tahun depan. Nemesi & Partners juga tidak akan bekerja sendirian. Perusahaan tersebut akan berkolaborasi dengan insinyur Pronger dan BMS Progetti, serta dosen Sapienza University of Rome yang fokus pada arsitektur ramah lingkungan dan berkelanjutan, Livio de Santoli. (AH)