BNPB Anggarkan Rp355 M untuk Tangani Kebakaran Hutan

 BNPB Anggarkan Rp355 M untuk Tangani Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan (gambar:dok)


Medialingkungan.com – Sekitar Rp 355 miliar dana yang disediakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengantisipasi kebakaran lahan dan hutan yang sulit diprediksi datangnya.

“BNPB menyiapkan dana siap pakai Rp 355 milyar antisipasi kebakaran hutan dan lahan,” kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB melalui pesan singkatnya di Jakarta pada Gatra, Senin (23/6).

Ia menengarai hal tersebut dengan berkaca pada fenomena yang melanda Indonesia tahun 1997 lalu. Unutk itu, pihaknya berupaya melakukan penanggulangan dengan menyiapkan anggaran sebesar itu.

Kemarau panjang diiringi suhu tinggi yang melanda Indonesia tahun 1997 mengakibatkan kebakaran lahan dan hutan yang luas, krisis pangan dan energi, serta semakin memicu krisis ekonomi dan politik.

Tercatat sekitar 2,12 juta hektar hutan dan lahan gambut yang terbakar yang ditengarai menghasilkan emisi karbon mencapai 0,81-2,57 PgC atau setara dengan 13-40 persen emisi kebakaran hutan dunia. Sebuah efek yang begitu besar untuk kategori penghasil emisi gas rumah kaca.

Menurut BNPB, terdapat sekitar 9 provinsi yang diprioritaskan untuk dilakukan penanggulangan itu, yaitu Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barar, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timumr, dan Kaltara.

“Bupati, walikota dan gubernur tetap sebagai penanggung jawab. Kepala BNPB, Syamsul Maarif, terus memimpin koordinasi potensi nasional untuk pendampingan kepada pemda,” ujar Sutopo.

Dari informasi yang diperoleh, saat ini, sekitar 236 titik api (hotspot) yang berhasil terdeteksi di Riau, yakni di Bengkalis 46, Kampar 17, Kuansi 10, Dumai 29, Pelalawan 19, Rokan Hilir 97, Rokan Hulu 11, dan Siak 7. (MFA)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *