Kebun Raya Kendari siap Dikerjakan Tahun Depan

 Kebun Raya Kendari siap Dikerjakan Tahun Depan

Ilustrasi gambar Kebun Raya Bedugul, Bali, Denpasar (Gambar: dok)


Medialingkungan.com – Kendari, Ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara, telah memperoleh restu dari pemerintah pusat untuk pengerjaan kebun raya yang telah lama digadang-gadang pelaksanaannya. Kota Kendari masuk dalam roadmap pembangunan kebun raya 2015-2019 Kementrian Pekerjaan Umum yang disepakati dalam nota penandatangan kesepakatan (MoU) bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang akan dikembangkan dari tahap perencanaan dan pelaksanaan hingga mencapai tahap pengelolaan.

Melalui Direktur Perkotaan Direktorat Jenderal Tata Ruang, Dadang Rukmana disebutkan bahwa pembangunan infrasturktur kebun raya akan dimulai pada 2016. Sementara itu, untuk persiapan pengerjaan fisik tersebut, Pemerintah Kota (pemkot) Kendari akan memulai membuat master plan pada tahun 2015 – sebagai dasar perencanaan pembangunan.

Dadang mengatakan saat ini pembangunan Kebun Raya Kendari masih dalam tahap review roadmap pembangunan. “Tahun depan baru disusun DED (detail engineering design), lalu dari di sana akan keluar biaya dan detail program,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Kendari Zainal Arifin, mengatakan, kawasan kebun raya ini seluas 113 hektar meliputi hutan lindung seluas 21 hektar dan selebihnya hutan produksi. Secara geografis kawasan hutan lindung Papalia (Nanga-nanga) terletak di antara 4’4’44˚ LS dan 122’1520˚ BT. Kawasan hutan lindung Papalia (Nanga-nanga) terletak diwilayah administrasi yaitu pemerintahan Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan, Kecamatan Poasia dan Kecamatan Baruga Kota Kendari.

Menurut Zainal, penanganan master plan kawasan kebun raya ini membutuhkan anggaran hingga Rp 1,6 miliar. Dan Pengerjaan kebun raya ini diperkirakan akan menghabiskan anggaran sekitar Rp 60 miliar.

Zainal menambahkan, setelah perencanaan rampung, pelaksanaan pembuatan jalan dan penambahan sejumlah sarana prasarana termasuk menambah jumlah koleksi tanaman yang ada dalam kawasan kebun raya segera dilakasnakan.

Sejalan dengan itu, Dadang berharap agar anggaran pengerjaan bisa secepatnya cair agar pengerjaan kebun raya bisa segera dimulai. “Kalau anggaran lancar, lima tahun selesai.” (MFA) 


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *