‘Sipongi’ Aplikasi Pendeteksi Dini Kebakaran Hutan

 ‘Sipongi’ Aplikasi Pendeteksi Dini Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan yang terjadi di Riau (Gambar: muttaqin)


Medialingkungan.com – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Siti Nurbaya baru-baru ini meluncurkan sebuah aplikasi sistem deteksi kebakaran hutan bernama SiPongi  yang bisa mengecek hotspot atau titik api kebakaran hutan.

Dia mengatakan, tujuan peluncuran aplikasi ini adalah untuk mengantisipasi dan melakukan upaya pencegahan kebakaran hutan dengan lebih cepat. “Agar dapat meminimalisir kebakaran hutan,” ucap Siti, di kantornya Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis, (12/03), dikutip dari tempo.co.

Menurut dia, aplikasi SiPongi merupakan aplikasi yang berbasis data satelit NOAA dan Tera, serta alat itu pun dibantu oleh cahaya matahari. Ia menambahkan, cara kerjanya pun cukup simple, dimana satelit akan menangkap suhu dan luasan titik api lalu disampaikan ke pusat informasi dan akan ditampilkan ke web.

“Selain titik api, aplikasi ini juga dapat menampilkan kualitas udara,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi AlamKLHK, Sonny Partono mengungkapkan aplikasi ini memiliki 2 tampilan, yakni masyarakat bisa membukanya, dan yang kedua untuk pihak Internal KLHK dengan unit-unit terkait dalam permasalahan kebakaran hutan.

Kini, aplikasi yang diluncurkan pada Kamis 12 Maret kemarin tersebut dapat diakses pada laman web http://sipongi.menlhk.go.id/. Bukan hanya itu, aplikasi ini juga didukung dengan fasilitas call center di nomor +6281310035000 dan SMS Center di nomor +6281297185000 untuk pengaduan titik api baru, sistem aplikasi ini juga dapat dipantau melalui Twitter di @hotspotsipongi, kata Sonny. (Dedi)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *