Pelindo IV Cabang Ternate Melakukan Kejahatan Lingkungan

 Pelindo IV Cabang Ternate Melakukan Kejahatan Lingkungan

Pelabuhan ahmad yani di Ternate (Gambar: panoramio)


Medialingkungan.com – Kepala badan lingkungan hidup (BLH) Kota Ternate, Sofyan Wahab, menuduh Pelindo IV Cabang Ternate, yang telah melakukan kejahatan lingkungan dan pelanggaran administrasi pada proyek perluasan lantai dermaga III, di pelabuhan Ahmad Yani Ternate.

Sofyan menuturkan, pelindo melayangkan surat pemberitahuan, sementara kegiatan proyek sudah berjalan sekitar satu minggu, seperti yang dilansir deliknews.com, Rabu (15/04).

“Sebelumnya mereka (Pelindo–red) mengundang untuk rapat dengan beberapa pihak. Kala itu konsultan mereka hanya membicarakan rencana perluasan dermaga yang dimaksud. Koordinasi selanjutnya menyangkut pengurusan admistrasi sampai mendapat izin lingkungan dari Pemerintah Kota Ternate, namun pelindo telah melakukan eksekusi kegiatan,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PT. Pelindo IV Cabang Ternate, Bahrudin M, mengungkapkan, surat yang dilayangkan ke BLH Ternate, bersifat pemberitahuan dan sekedar menghargai pihak BLH.

Sebab, admistrasi izin lingkungan, sudah tertuang dalam Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH) yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), katanya.

Ia menambahkan, ditanyakan dokumen yang dimaksud, dia mengakui, DELH tersebut sedang ditunggu pengirimannya dari Jakarta, menyusul kegiatan proyek sedang berjalan.

Pelabuhan Ahmad Yani, tepat di dermaga III, dirubah selebar 25 meter dengan panjang 100 meter. Perluasan lantai dermaga guna memikul beban alat container crane untuk peningkatan aktifitas bongkar muat petikemas.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh medialingkungan, proyek perluasan lantai dermaga III, di pelabuhan Ahmad Yani Ternate itu menghabiskan biaya sebesar Rp50 miliar dan proyek itu juga kini telah berjalan selama tiga pekan lamanya. (Angga Pratama)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *