Tekan Konsumsi Plastik, Setiap Kantong Plastik akan Dikenakan Biaya

 Tekan Konsumsi Plastik, Setiap Kantong Plastik akan Dikenakan Biaya

Ilustrasi, kantong plastik akan dibebankan biaya ekstra {Gambar: Reuters}


Medialingkungan.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah mendistribusikan surat edaran yang menyatakan pemberian biaya terhadap kantong plastik. Konsumen tidak akan memperoleh kantong plastik secara gratis. Upaya ini dilakukan pemerintah untuk menekan angka konsumsi kantong plastik.

Pemberian biaya ini akan memaksa konsumen untuk mengurangi penggunaan kantong plastik. Sehingga, konsumen akan berusaha membawa kantong sendiri untuk membawa barang (belanjaan).

Tiza Marifa dari Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik mengungkapkan, biaya untuk plastik bukan dimaksudkan untuk membebani masyarakat (mengeluarkan uang lebih) membeli plastik. “Tujuannya untuk mengurangi limbah kantong plastik, bukan untuk mengajak masyarakat membeli,” ungkapnya di Jakarta, Kamis (18/02).

Tiza berpendapat bahwa tidak sulit untuk membawa kantong. Cukup diselipkan dalam tas. Saat ini ada kantong kain yang lebih ekonomis, karena hanya sekali beli dan bisa digunakan berkali-kali. Selain itu, cukup praktis untuk dibawa kemana-mana.

Menurut riset yang dikemukakan pada pertemuan tahunan American Association for the Advancement of Science (AAAS) sekitar delapan juta ton sampah plastik beredar di lautan dunia setiap tahun.

Indonesia menempati urutan kedua, setelah Tiongkok, soal sampah plastik. Produksi sampah plastik di Indonesia mencapai 5,4 juta ton per tahun (Antaranews, 2014). Plastik merupakan bahan yang sulit terurai sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan yang serius. Butuh ratusan bahkan ribuan tahun agar sampah plastik ini lenyap.

Sebelum plastik itu terurai, sampah plastik telah mencemari lingkungan. Di tempat penampungan sampah, kantung plastik akan menumpuk tanpa bisa terurai. Di laut, kantong plastik akan mencemari air, termasuk meracuni ekosistem laut.

Dr Jenna Jembeck, kepala tim ilmuwan dari Universitas Georgia, AS, mengemukakan bahwa kantitas sampah plastik yang ditemukan di laut sama dengan sekitar lima kantong belanja berisi plastik untuk setiap meter garis pantai di dunia. {Fahrum Ahmad}


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *