TNGP dan Warga Tanam 250 Bibit Puspa dan Bambu di Jalur Pendakian Selo

 TNGP dan Warga Tanam 250 Bibit Puspa dan Bambu di Jalur Pendakian Selo

Warga yang Sedang Melakukan Penanaman di Jalur Pendakian Taman Nasional Gunung Merapi (Gambar: bp)


Medialingkungan.com – Taman Nasional Gunung Merapi (TNGP) mengembangkan tanaman puspa dan bambu di sepanjang jalur pendakian Gunung Merapi Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dalam rangka penghijauan dan bentuk adaptasi bencana alam, seperti longsor.

Koordinator Pengendali Ekosistem Hutan TNGP, Asep Nia Kurnia mengatakan, setidaknya ada 250 bibit puspa dan bambu yang ditanam bersama warga setempat. “Belum termasuk bibit bantuan dari donatur,” ucap Kurnia.

Menurut dia, pemilihan tumbuhan puspa dan bambu dalam kegiatan penghijauan ini dikarenakan tumbuhan tersebut mampu beradaptasi dengan lingkungan merapi. Bahkan setelah erupsi tahun 2010, sambung Kurnia, sebagian tanaman puspa bisa tumbuh kembali secara alami. “Hanya dalam kurun dua sampai tiga bulan, tunas baru mulai muncul,” Ujanya seperti yang dikutip dari Suaramerdeka.com, Kamis (26/02).

“Kami memang tidak siapkan bibit puspa terlalu banyak, sebab sudah banyak yang tumbuh secara alami, hanya tinggal merawat saja supaya tetap hidup,” ujarnya. (DM)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *