Leonardo Dicaprio Berencana Bangun Restorative Island Ramah Lingkungan

 Leonardo Dicaprio Berencana Bangun Restorative Island Ramah Lingkungan

Leonardo Dicaprio sedang berpose di ruangan rumahnya (Gambar: volosami)


Medialingkungan.com – Artis Leonardo DiCaprio saat ini berencana membangun sebuah resort yang ramah lingkungan di pulau kecil di Belize. Ia tertarik pada wilayah Blackadore Caye di sebuah pulau yang luasnya 104 hektar.

Aktor The Wolf of Wall Street ini membeli daerah tersebut dengan harga US$1,75 juta  atau Rp22,6 miliar setelah menjual kediaman pribadinya senilai US$15 juta atau setara Rp194 miliar, seperti dilansir laman Metro.co.uk (06/04).

Dia membelinya sekitar 10 tahun yang lalu, kini tengah bekerja sama dengan New York Executive Property, Paul Scialla untuk rancangan pembangunan yang ramah lingkungan yang diprediksi rampung 2018 nanti. Ia menjelaskan, begitu ingin melakukan sesuatu yang dapat mengubah dunia.

“Aku tidak bisa pergi ke Belize dan membuat sesuatu jika tidak karena gerakan lingkungan,” ujar Leonardo.

Bintang film Titanic itu merencanakan sebuah resort yang akan diberi nama “Restorative Island” yang dihiasi vila dan kolam renang.

Tidak akan ditemui botol plastik yang berserakan di sana karena itu dilarang, vila dibangun di platform yang berada di atas air, juga dengan terumbu karang buatan untuk melindungi kehidupan laut dan menanam rumput laut agar mempercantik hiasan laut, katanya.

Pria 40 tahun itu mengungkapkan, tujuan dibangunnya resort ramah lingkungan ini untuk mengembalikan kerusakan laut akibat penangkapan ikan berlebihan, pengikisan pantai dan pembalakan liar. “Para tamu yang datang, nantinya akan menikmati keindahan matahari tenggelam atau sunset,” ucapnya.

Leonardo mengatakan, para wisatawan yang datang nantinya juga akan diikutsertakan pada orientasi ekologi sebelum diizinkan mengunjungi resort. Ia menambahkan, tujuannya, menciptakan sesuatu yang tidak dibuat-buat seperti gambar liburan Hawaii, melainkan tempat bersejarah yakni kebudayaan suku Maya dengan pendekatan yang lebih modern.

Pemimpin Arsitek dan Desainer, Jason McLennan mengatakan, mereka ingin mengubah pandangan para wisatawan. Pengembangan yang berbasis di New York ini direncanakan bukan pada tahun 2018 di pulau Central American yang bisa dijangkau selama 45 menit dengan perahu dari Belize City, ujarnya. (Angga Pratama)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *