Meledaknya Jumlah Manusia Membuat Binatang Invertebrata Nyaris Musnah

 Meledaknya Jumlah Manusia Membuat Binatang Invertebrata Nyaris Musnah

Katak Kihansi Spray, salah satu satwa yang masuk daftar red List karena terancam punah (gambar:istimewa)


Medialingkungan.com – Beberapa tokoh peneliti hewan invertebrata  dari University College London mengatakan, dengan meningkatnya jumlah manusia di Bumi hampir dua kali lipat selama 4 dasawarsa ini, jumlah serangga, siput, cacing dan sejumlah binatang laut telah menurun drastis hingga 50 persen.

Hewan invertebrata itu penting bagi Bumi, karena mereka menyerbuki tanaman, mengontrol hama, menyaring air dan menambahkan nutrisi ke dalam tanah. Penurunan hewan invertebrata serupa dengan penurunan dari vertebrata darat, begitu menurut sebuah analisis literatur ilmiah dari suatu tim internasional termasuk Ben Collen dari University College London.

Para peneliti menyimpulkan penurunan hewan itu ada 2 faktor utama:

  1. Hilangnya habitat
  2. Perubahan iklim global.

Rodolfo Dirzo sebagai profesor biologi di Stanford University mengatakan, solusi buat penurunan hewan yang terjadi di dunia ini dengan mengurangi segera perubahan habitat dan eksploitasi berlebihan akan membantu, tetapi pendekatan ini perlu disesuaikan dengan daerah dan situasi individu.

Rodolfo berharap bahwa meningkatkan kesadaran terhadap kepunahan massal yang sedang berlangsung, dan bukan hanya dari, spesies karismatik besar serta konsekuensi terkait, maka itu akan membantu mempercepat perubahan.

Kita cenderung berpikir tentang kepunahan, seperti hilangnya spesies dari muka bumi, dan itu sangat penting, tapi ada kerugian ekosistem penting, yang berfungsi dimana hewan memainkan peran sentral yang perlu kita perhatikan juga, ujarnya.

Para peneliti juga menunjuk pada peningkatan perdagangan gading gajah dan cula badak, sebagai bukti berkembangnya industri kriminal terkait dengan menghilang satwa liar. lonjakan kerusuhan bisa datang dari kelangkaan pangan dan kehilangan pekerjaan, sehingga perdagangan manusia lebih meningkat, demikian juga kejahatan. (AP)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *