Kebocoran Pipa Gas di Boston Dongkrak Peningkatan Suhu Bumi

 Kebocoran Pipa Gas di Boston Dongkrak Peningkatan Suhu Bumi

Ilustrasi (Gambar: Dok)


Medialingkungan.com – Peneliti dari Universitas Harvard mencatat angka kerugian yang mencapai $90 juta akibat kebocoran pipa gas alam yang terjadi di Boston.

Mereka mengklaim bahwa kerugian yang dicapai ini terbilang besar dan akan berdampak pada lingkungan. Hasil penelitian yang di publikasikan oleh Proceedings of the National Academy of Sciences mengatakan bahwa sekitar 2,7 persen gas alam yang dibawa ke Boston tidak semuanya sampai kepada pelanggan, beberapa persennya lepas ke atmosfer.

Menggunakan alat pemantau udara yang canggih, para peneliti memeriksa kebocoran gas yang terjadi di seluruh kota dan hasilnya sangat mencengangkan. Sekitar 1,5 miliar kubik gas lepas di udara akibat adanya kebocoran pipa tersebut.

Penelitian tersebut mengungkap bahwa total gas yang terbuang akibat kebocoran tersebut sanggup dimanfaatkan oleh 200.000 rumah. Untuk kota tua seperti Boston, gas alam merupakan kebutuhan yang sangat mendasar bagi kelangsungan hidup masyarakatnya.

Di samping kerugian dari sektor ekonomi dan pendapatan Negara, sektor lingkungan juga sangat terpengaruh akibat kebocoran ini. Penelitian ini juga membuktikan bahwa pada musim-musim tertentu, gas alam keluar dari pipa yang terdistribusi dalam skala lokal mampu menyumbang 60-100 persen gas berbahaya ke atmosfir.

Ia memperingatkan bahwa untuk gas yang paling berbahaya seperti metana akan memberikan pengaruh besar bagi tingkat pemanasan global yang berakibat pada peningkatan suhu bumi. (UT)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *